EURUSD Anjlok Pasca Rilis Kebijakan Moneter The Fed

EURUSD Anjlok Pasca Rilis Kebijakan Moneter The Fed

Diperbarui • 2022-01-27

Bank sentral Amerika Serikat The Fed akhirnya merilis kebijakan moneternya pada dini hari pukul 02:00 WIB tadi.

Seperti yang sudah diprediksi bahwa The Fed tidak menaikan suku bunga dan terus mengurangi pembelian asset sampai bulan Februari dan akan menaikan suku bunga nya pada bulan Maret. Pernyataan tegas dari Ketua The Fed Jerome Powell menepis semua anggapan bahwa The Fed menilai angka inflasi yang tinggi hanya bersifat sementara.

Walaupun dalam penyataannya, Powell tidak memberikan waktu yang pasti akan pengurangan neraca The Fed tetapi tersirat bahwa akan terjadi pengurangan neraca pada tahun ini. Tidak adanya dukungan terhadap likuiditas di pasar uang Amerika Serikat tentunya akan membuat pasar saham kembali dalam tekanan kedepannya, mengingat suku bunga pinjaman yang tinggi dapat mempersulit pengusaha dalam pengembalian hutang.

Sedangkan dari panasnya geopolitik di kawasan Eropa timur antara Rusia – Ukraina dan Amerika Serikat masih terus terjadi setelah ribuan tentara NATO telah siap untuk berperang jika Rusia menginvasi Ukraina. 

Efek Terhadap Pasar

Kebijakan moneter The Fed dan memanasnya konflik di Eropa Timur membuat pair EURUSD mempunyai kecenderungan bearish kedepannya.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD  bergerak dalam range  1.1184 – 1.1278

Trading Plan :

Sell Limit 1.1278 – 1.1324 dengan target 1.1125 – 1.1184

Stoploss 1.1427

Grafik EURUSD timeframe D1

eurusd 27 jan.png

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera