Kenaikan Harga Emas Dijegal Semesta

Kenaikan Harga Emas Dijegal Semesta

Diperbarui • 2021-09-01

Pergerakan trend naik harga emas kembali mengalami hambatan pada pekan ini

Harga emas dunia sebenarnya masih berada dalam trend naik dan berpotensi kembali menguat, namun bagai dijegal semesta, penguatan tersebut kembali terhalang akibat market masih menunggu hasil dari laporan data NFP pada jumat pekan ini. 

Sebelumnya index USD sempat melemah cukup signifikan akibat peryataan pimpinan The Fed Jerome Powell yang mengatakan "meskipun Tapering dilakukan tahun ini namun belum tentu akan diikuti dengan kenaikan suku bunga setelahnya", Akibatnya Index USD melemah dari level 93.1 ke level 92.3.Selain itu index USD juga masih dalam ancaman turun akibat adanya terjangan badai Ida yang melanda beberapa negara bagian Amerika. Disamping itu peningkatan jumlah pasien covid di Amerika juga meningkat tajam bahkan mendekati level 200 ribu orang setiap harinya. 

Meski Index USD melemah, harga emas masih ragu-ragu untuk menguat, hal ini disebabkan oleh market yang masih menunggu hasil laporan data Non-farm Payroll yang akan dirilis pada hari jumat ini, dan apabila data NFP mencatatkan hasil yang baik maka besar peluang bagi harga emas untuk kembali tertekan turun. 

Analisa Teknikal

Jika Index USD masih bergerak melemah ke level 92.0 pada hari ini, maka harga emas berpotensi menguat sementara ke level resisten 1820 - 1830

Dan bila index USD kembali menguat ke atas level 93.0 maka Emas berpeluang kembali turun ke level 1805 - 1790

Grafik XAUUSD TImeframe Daily

XAUUSDDaily 1 sept.png

Note: Harap berhati-hati dalam bertransaksi, harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari perubahan fundamental ekonomi dan kondisi geopilitik dunia, gunakan perhitungan money management dan risk management yang baik, overlot dan overtrade merupakan penyebab tingginya resiko dalam bertransaksi.

TRADE NOW

Menyerupai

Saham Facebook Anjlok Tajam
Saham Facebook Anjlok Tajam

Pergerakan saham Facebook mengalami penurunan yang sangat signifikan sejak perdagangan pekan lalu dan masih berlanjut hingga hari ini Perusahaan yang berbasis pada bidang teknologi dan juga media sosial pimpinan Mark Zuckeberg ini mengalami berbagai…

Bitcoin Makin Diminati dan Terus Menguat
Bitcoin Makin Diminati dan Terus Menguat

Pergerakan mata uang kripto Bitcoin kembali bergerak naik pada perdagangan pekan ini Kembali menguatnya niali tukar pair BTCUSD terjadi akibat beberapa faktor, diantaranya semakin meningkatnya minat terhadap mata uang kritpo tersebut…

Berita terbaru

USDCAD Berbalik Turun
USDCAD Berbalik Turun

Pergerakan grafik pair USDCAD berbalik menjadi arah turun pada perdagangan pekan ini Terkoreksinya pair USDCAD terjadi akibat beberapa faktor diantaranya adalah kembali menguatnya harga minyak dunia pada pekan ini setelah pada pekan sebelumnya mengalami…

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Lakukan upaya yang terbaik

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera