Konsolidasi USDCHF Berbias Bearish di Bawah 0.8500

Konsolidasi USDCHF Berbias Bearish di Bawah 0.8500

Diperbarui • 2024-01-04

USDCHF terpantau melakukan konsolidasi sideways dengan bias bearish dan bergerak dalam rentang sempit pada perdagangan Kamis (04/01/2024) setelah kemarin pasangan mata uang ini menghentikan kenaikan yang cukup signifikan.

Pasangan Swissy ini masih tertahan di sekitar level 0.8490/0.8495 setelah gagal bertahan di atas level 0.8500 yang disentuh di perdagangan sesi Asia pagi dan saat ini diperdagangkan di level 0.8495 setelah mengawali perdagangan hari ini di level 0.8489, memasuki perdagangan sesi Eropa.

Penurunan pasangan USDCHF ini diyakini karena mengalami tekanan padahal indeks dolar AS cukup stabil mempertahankan tren kenaikan yang dicapai sejauh ini, meski saat ini bergerak dalam rentang yang sangat sempit. Menguatnya mata uang Swiss tersebut dapat dikaitkan dengan intervensi yang dilakukan oleh Swiss National Bank (SNB) di pasar valuta asing, guna menahan melemahnya Swiss Franc lebih lanjut.

Selain itu, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) SVME untuk bulan Desember dirilis dengan angka yang membaik di 43 dari 42,1 sebelumnya pada hari Rabu. Menguatnya Swiss Franc kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi bisnis di sektor manufaktur Swiss yang membaik.

Di sisi lain, antisipasi perlambatan pertumbuhan global di akhir tahun 2024 telah memicu sentimen penghindaran risiko di pasar. imbasnya, kondisi membuat investor mencari perlindungan dalam dolar AS. Selain itu, imbal hasil obligasi AS yang kembali mencatat kenaikan juga memperkuat kenaikan Greenback. Indeks Dolar AS saat ini terpantau berada di dekat level 102,40 setelah berhasil memperpanjang kenaikan untuk hari ke empat berturut-turut. Sementara, imbal hasil obligasi AS dengan tenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di level 4,33% dan 3,93%.

Selain karena risalah pertemuan FOMC yang tidak menunjukkan sikap yang cukup dovish, momentum positif dolar AS tampaknya juga didukung oleh laporan PMI Manufaktur ISM yang cukup positif pada hari Rabu, yang menunjukkan peningkatan menjadi 47,4 pada bulan Desember dari laporan sebelumnya 46,7. Angka ini di atas konsensus pasar yakni 47,1. Namun, ada tren yang kontras karena Pembukaan Lapangan Kerja JOLTS AS justru mengalami penurunan 8,79 juta, turun relatif tipis dari angka 8,85 juta yang diharapkan untuk bulan November.

Untuk hari ini, fokus pasar akan tertuju pada rilis data pasar tenaga kerja pada hari Kamis, termasuk data ADP Employment Change sektor swasta AS dan rilis data Initial Jobless Claims AS, yang diharapkan akan memberikan petunjuk mengenai skenario ekonomi AS saat ini.

Analisa Teknikal USDCHF

USDCHF 04012024.jpg

Pola candlestick Bearish Engulfing yang tercipta pada perdagangan sesi siang Eropa kemarin, terus berlanjut hingga penutupan perdagangan sesi Rabu, dengan harga kembali turun di bawah level penting 0.8500. Grafik pada timeframe H1 memperlihatkan kelanjutan penurunan pasangan USDCHF ini, yang dikonfirmasi setelah Simple Moving Average (SMA) 50 yang turun dan menembus ke bawah SMA200, yang juga diikuti dengan Relative Strength (RSI) juga masih tertahan relatif jauh di bawah garis tengah.

Sementara potensi puih USDHCF masih terbuka, mengingat tren indeks dolar AS saat ini cukup stabil. Penembusan kembali harga di atas level penting 0.8500 akan membuka peluang pasangan Swissy ini melanjutkan tren kenaikannya di minggu ini

Kenaikan lebih lanjut membuka peluang BUY yang dapat dipertimbangkan dipertimbangkan di level 0.8505 dengan target profit di level 0.8510/0.8516. jika penurunan berlanjut, akan membuka peluang SELL di level 0.8476 dengan target profit di level 0.8470/0.8463.

 Mulai Trading Sekarang-2.png

 

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera