Prediksi Kebijakan Moneter BOJ  

Prediksi Kebijakan Moneter BOJ  

Diperbarui • 2021-12-17

Setelah kebijakan moneter The Fed yang terlihat hawkish dalam memerangi angka inflasi, maka BOE menjadi Bank Sentral pertama yang menaikan suku bunga diantara negara G7.

Sedangkan Bank sentral Swiss dan ECB masih akan berpegang pada pelonggaran program stimulus dengan nada netral yang cenderung dovish. Pada hari ini bank sentral Jepang BOJ yang akan merilis kebijakan moneternya. Jika dilihat dari data ekonomi yang ada maka negara ini masih mempunyai data ekonomi yang kurang baik dibandingkan ekonomi negara maju lainnya.

Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang masih di area negative serta angka inflasi berada pada level 0,1%, maka diprediksi BOJ tidak akan menarik likuiditasnya dengan cepat. Gangguan rantai pasokan global tentunya membuat aktivitas pabrikan negara Jepang terlihat menurun dari 54,5 menjadi 54,2.

Dengan nada yang cenderung dovish dari BOJ akan kembali mengirim mata uang Yen Jepang berada diatas ke level 114 terhadap mata uang US Dollar. Salah satu resiko yang dapat menghambat terjadi pelemahan mata uang Yen Jepang adalah diburunya safe haven akibat penyebaran virus omicron di kawasan Asia Pasifik. 

 

Efek Terhadap Pasar

Dirprediksi kebijakan moneter BOJ masih akan tetap longgar, sehingga membuat pair USDJPY cenderung menguat kedepannya.

 

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair USDJPY  bergerak dalam range  113.38 – 114.25

Trading Plan :

Buy Limit 112.90 – 113.38 dengan target 114.25 – 114.77

Stoploss 111.83

Grafik USDJPY timeframe D1

usdjpy 17 des.png

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera